Pementasan Sendratari Ramayana di Candi Prambanan Yogyakarta

November 18, 2017


Hampir di semua daerah wisata yang saya kunjungi, selalu menawarkan pentas tari Ramayana. Kisah Rama dan Sita sudah ibarat kisah Romeo dan Juliet di Indonesia. Di Bali, kamu bisa menonton kisah Rama dan Sita melalui Tari Kecak di Uluwatu (baca disini). Di Yogyakarta, kamu bisa menonton kisah mereka melalui sendratari Ramayana di Candi Prambanan.

Harga tiket untuk sendratari Ramayana di Prambanan Yogyakarta bervariasi, yaitu mulai dari IDR 125K sampai IDR 400K. Apa yang membedakannya? Yang membedakannya adalah lokasi tempat duduk dan juga previllege yang didapat. Hampir sama seperti seluruh kawasan wisata di Yogyakarta, harga tersebut tidak termasuk tiket untuk kamera yang kamu bawa. Tiap kamera yang kamu bawa untuk memotret dikenakan biaya sebesar IDR 5K untuk foto dan IDR 50K untuk video.
Kupon untuk penukaran soft drink (hanya untuk kelas khusus dan VIP), tiket untuk kamera, dan tiket pementasan


Denah tempat duduk sesuai kelas tiket
Kebetulan waktu itu saya memilih harga tiket yang tempat duduknya strategis, yaitu di Kelas Khusus/Special (tempat duduk warna hijau), dan pas sekali jadwal yang saya pilih adalah pementasan outdoor (bisa sekalian memandangi Candi Prambanan di malam hari). Saya melakukan pemesanan tiket untuk sendratari Ramayana ini secara online, yaitu melalui website Bomanta. Saat pemesanan, saya akan mendapatkan voucher digital yang bisa ditukarkan saat saya sudah sampai di lokasi pementasan. Tempat duduk pun tidak bisa pilih sembarangan, karena begitu kamu menukarkan tiket di loket, kamu akan mendapatkan lembar nomor tempat duduk kamu secara acak. Puji Tuhan, saya tetap dapat tempat duduk yang strategis :)

Oh ya, pementasan sendratari ini tidak rutin diadakan setiap hari. Tempatnya pun bisa berbeda-beda, bisa di outdoor atau indoor. Sebaiknya kamu juga cek jadwal pementasan di website tersebut, termasuk syarat dan kondisi yang mengikat.

Selain itu, karena lokasi penginapan saya di Malioboro, saya sempat bingung dengan transportasi yang bisa membawa saya ke Candi Prambanan. Alhasil, melalui website Bomanta, saya juga memesan jasa travel untuk perjalanan pulang-pergi dari Maliboro menuju Prambanan dan sebaliknya, dengan harga IDR 75K (all in). Waktu itu mobil yang digunakan semacam mobil elf dan digabung dengan turis-turis lain (sharing car). Dari pihak Prambanan sendiri menyediakan jasa transportasi satu arah, yaitu dari Prambanan menuju Yogyakarta seharga IDR 40K. Nah, tergantung kebutuhan kamu deh untuk pilih jenis transportasi yang mana, apakah travel atau jasa transportasi dari Prambanan.

Buat kamu yang belum tahu alur cerita Ramayana, tidak perlu takut karena di setiap adegan, terdapat informasi adegan apa yang terjadi melalui layar di sisi panggung. Seperti apa pementasannya?









Seluruh penari yang terlibat di akhir pementasan

Pemeran Rama dan Sita

Sebelum pementasan dimulai, Candi Prambanan ada di depan mata kamu :)
Untuk menonton pementasan ini, ada beberapa peraturan yang harus kamu taati. Biasanya peraturan-peraturan tersebut akan ditampilkan di layar sebelum pementasan dimulai, dan akan dibacakan kembali oleh pembawa acara. Peraturannya simpel kok, seperti dilarang memotret dengan menggunakan lampu blitz/flash, dilarang berbicara dengan suara terlalu keras, atau membiarkan telepon genggam berbunyi saat pementasan. Menurut saya peraturan tersebut masih dalam batas wajar, dan demi kenyamanan bersama. Selain itu, di akhir acara kamu juga diperbolehkan naik ke atas panggung untuk melakukan sesi foto dengan pemeran drama sendratari.

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe