[Review] Edu Hostel Yogyakarta, Hanya 80-Ribuan Per Malam

November 04, 2017

Selain menginap di Wakeup Homestay, masih ada salah satu Hostel di Yogyakarta yang juga saya tempati tempati sebagai alternatif penginapan. Yap, sesuai judul artikel kali ini, saya mencoba menginap di Edu Hostel Yogyakarta, hostel bintang 1 dengan harga IDR 80.000 saja per malam.


Untuk lokasinya, Edu Hostel Yogyakarta ada di Jalan Letjen Suprapto No. 17, Ngampilan, Yogyakarta. Dari eksterior luar, saya cukup kaget karena Edu Hostel berbeda dengan hostel kebanyakan. Gedungnya berukuran cukup besar untuk bangunan sekelas hostel, apalagi hostel ala backpacker. Fasilitas yang disediakan juga termasuk lengkap, seperti wifi, dipping pool, rooftop, lounge, dan restoran.





Fasilitas rooftop baru boleh diakses oleh tamu hostel setelah jam 17.00. Entah kenapa, tapi begitulah peraturannya. Sebelum jam 5 sore, tombol lift yang mengarah ke rooftop tidak bisa diakses. Sedangkan untuk dipping pool sendiri sepertinya hanya bisa untuk anak-anak. Saya tidak melihat manusia dewasa berenang-berenang atau berendam cantik disana karena ukuran poolnya cukup kecil: lebarnya kira-kira hanya 70 cm, dengan kedalaman juga sekitar 70-80 cm.






Terdapat dua jenis kamar yang disediakan, yaitu female dormitory, male dormitory, dan family bunk-bed room. Pada dasarnya semua kamar isinya sama, yaitu 3 buah bunk-bed (kapasitas per kamar untuk 6 orang), lemari loker individual, 2 ruang kamar mandi, dan 1 toilet. Untuk female dan male dormitory, harga yang ditawarkan adalah IDR 80.000/orang per malam. Sedangkan untuk family-bunk-bed room, harga yang ditentukan adalah IDR 460.000 per malam untuk 6 orang. Semua harga tersebut sudah termasuk sarapan pagi (murah banget, kan?). Selain tempat beristirahat, Edu Hostel juga menyediakan jasa penyewaan sepeda yang bisa kamu gunakan untuk keliling Yogyakarta.

Kalau kamu berminat untuk menginap disini, jangan lupa membawa gembok pribadi untuk loker. Edu Hostel tidak menyediakan fasilitas gembok atau kunci di loker kamar. Untuk colokan listrik, hanya disediakan satu colokan dan letaknya ada di dalam loker. Di satu sisi barang bawaan kamu aman, tapi di sisi lain agak merepotkan juga kalau mau pakai gadget yang lagi di charge dan harus buka-buka loker dulu. Selain itu, setiap tamu yang menginap baru akan mendapatkan selimut dan handuk di resepsionis saat melakukan check-in.

Waktu itu saya hanya stay selama beberapa jam saja dari jam check in di Edu Hostel karena ada beberapa hal yang membuat kurang nyaman. Dari tiap-tiap tempat tidur yang disediakan, tidak ada pemisah antara satu sama lain. Selain itu, saluran air di kamar mandi juga sepertinya kurang bagus. Waktu saya datang, penghuni lain ada yang cuci muka di sink dan airnya menggenang di lantai.

Overall, untuk Edu Hostel Yogyakarta bisa dijadikan sebagai alternatif penginapan murah untuk liburan ala backpacker. Selain Edu Hostel Yogyakarta, masih ada alternatif lain yang bisa kamu tempati selama di Yogyakarta (baca disini).

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe